Jaguar Land Rover akan Kurangi Karyawan

Courtesy: jaguarlandrover.com

JAKARTA, citibisnis.com – Jaguar Land Rover, produsen mobil terbesar asal Inggris, menyampaikan berita tak menggembirakan. Perusahaan ini sudah memutuskan akan memangkas pekerja mereka. Tidak tanggung-tanggung, kemungkinan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan.

Pasar yang lesu di beberapa negara, tampaknya menjadi pemicu langkah tersebut. Perusahaan memang sedang bernasib kurang beruntung karena penjualan merosot hingga dua digit, terutama di Cina. Pasar Eropa pun ternyata sedang lesu.

Perusahaan mencatat kerugian 354 juta poundsterling atau sebanding dengan 450 juta dolar AS. Karena menghadapi masalah, tahun lalu perusahaan juga mengurangi 1.000 pekerjanya di Inggris. Pabrik di Solihull juga sempat ditutup selama dua pekan.

Sudah banyak strategi yang dikemas perusahaan. Rencananya, perusahaan juga akan memotong biaya dan meningkatkan arus kas sebanyak 2,5 miliar poundsterling. Biaya tenaga kerja jelas akan dikurangi. *