DP Nol Persen Kendaraan Dorong Konsumsi

JAKARTA, citibisnis.com – Otoritas Jaya Keuangan (OJK) mengaku mempunyai tujuan khusus dengan memutuskan kredit kendaraan tanpa uang muka alias down payment (DP) nor persen. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyatakan, tujuan utama kebijakan ini untuk mendorong konsumsi domestik.

Dengan kredit tanpa uang muka, diharapkan masyarakat lebih mudah memiliki kendaraan pribadi yang mereka inginkan. Imbasnya, OJK berharap masyarakat bisa lebih produktif dan pendapatan mereka meningkat.

Ketentuan DP nol persen ini diatur dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 yang terbit pada 27 Desember 2018. Aturan ini juga dipublikasikan di laman resmi OJK pada Kamis (10/01/2019) lalu. Sebelumnya, OJK menetapkan uang muka kredit kepemilikan motor dan mobil paling rendah 5,0 persen dan paling tinggi 25 persen.

Meski demikian, Wimboh sudah mempertimbangkan banyak faktor untuk mencegah dampak buruknya. Pihaknya memperhatikan aspek kehati-hatian meskipun membebaskan uang muka. Uang muka nol persen hanya boleh diberikan perusahaan pembiayaan yang memiliki rasio kredit bermasalah (non-performing finance) di bawah satu persen. *