DP Nol Persen Kendaraan Berisiko Tinggi

JAKARTA, citibisnis.com – Penerapan uang muka atau down payment (DP) nol persen untuk kredit pemilikan kendaraan bermotor dianggap memiliki risiko tinggi. Wakil Presiden (Wapres) M Jusuf Kalla pun menyoroti kebijakan uang muka nol persen ini yang sudah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tanpa uang muka, menurut Wapres, berisiko menimbulkan kredit macet. “Jangan pula begitu,” tutur Jusuf Kalla (JK) di Jakarta, Senin (14/01/2019). JK mengakui kredit tanpa uang muka memudahkan masyarakat memiliki kendaraan sendiri. Akan tetapi, risikonya juga besar.

Kredit tanpa DP jelas menggembirakan bagi kebanyakan orang. Dengan demikian, memiliki kendaraan roda dua atau roda empat menjadi lebih mudah. Akan tetapi, beban cicilan setiap bulan juga bisa menjadi lebih besar karena total kreditnya lebih besar pula. Itulah yang membuat JK khawatir dengan kebijakan kredit tanpa uang muka. “Kalau terjadi high risk begitu yang bekerja nanti para penagih utang,” ungkap JK.

Kredit dengan DP nol persen tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 yang diterbitkan pada 27 Desember 2018. Aturan sebelumnya mensyaratkan, DP untuk motor dan mobil paling rendah 5,0 persen dan paling tinggi 25 persen. *