Bank of Japan: Proteksi Ancam Ekonomi Global

JAKARTA, citibisnis.com – Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menyatakan, meningkatnya proteksionisme perdagangan di seluruh dunia menjadi ancaman terbesar bagi pertumbuhan ekonomi global. “Ada semacam proteksionisme di seputar perdagangan global,” jelas Kuroda, seperti dilansir CNBC, Senin (15/4/2019).

“Itulah saya pikir risiko paling serius yang terlibat dalam ekonomi global,” lanjut Kuroda. Maksud pernyataan dia tak lain menyindir perilaku Cina dan AS yang masih melakukan perang dagang hingga kini. Dia berharap kedua pihak segera mengambil kesepakatan perdagangan yang mengakhiri perang tarif. Kedua belah pihak tampaknya mendekati kesepakatan.

Cina membuat proposal yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang transfer teknologi paksa, titik penting dalam negosiasi. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin juga mengatakan, AS terbuka untuk menghadapi hukuman jika tidak mematuhi kesepakatan perdagangan yang disepakati. Namun, Mnuchin juga mengatakan kedua pihak masih memiliki banyak pekerjaan di depan mereka.

Para investor mengkhawatirkan kemungkinan perang dagang yang berlarut-larut karena dapat menghambat keuntungan perusahaan di masa depan. Dana Moneter Internasional (IMF) juga memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk 2019 menjadi 3,3% dari 3,5%, dengan perdagangan di antara risiko yang disebutkan. *