PLN Amankan Pasokan Batu Bara di Sumatra

HR Hadi

JAKARTA — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengoperasikan kapal untuk mengamankan pasokan batu bara di wilayah Sumatra. PLN melakukannya dengan menugaskan anak perusahaan Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAG) meresmikan KM Malahayati Baruna.

Menurut Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani, kapal tersebut diprioritaskan untuk mengangkut batu bara bagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di seluruh wilayah Sumatra. Meski demikian, kapal juga bisa dimanfaatkan untuk melayani pengangkutan daerah lain.

KM Malahayati Baruna milik BAG ke 10 dengan kapasitas angkutan 56 ribu DWT. Kapal akan dioperasikan langsung, khusus memenuhi kebutuhan angkutan batu bara di seluruh PLTU Sumatra. Pada 2019 diperkirakan jumlah tonase angkutan mencapai 1,0 juta metric ton (mt). “Dengan kepemilikan kapal ini, BAG akan memberikan kontribusi efisiensi biaya hingga 10 persen, kami yakin hal ini bisa berimbas kepada penurunan biaya pokok produksi dengan tetap memberikan pelayanan terbaik,” jelas Inten, di Jakarta, Rabu (02/09/2019).

Sebagai satu-satunya anak perusahaan yang didirikan untuk pengamanan sarana pengangkutan bahan baku energi primer yang diperlukan PLN dalam menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum, PT BAG berkomitmen penuh dalam usaha jasa transportasi laut batu bara dan gas untuk mengamankan pasokan batu bara bagi PLTU milik PLN. “PT BAG memang selalu menamakan armada kapal miliknya dengan nama Pahlawan Wanita Indonesia, tak heran kali ini Pahlawan Wanita Aceh Malahayati lah yang diambil oleh manajemen sejalan dengan harapan manajemen untuk tetap tangguh dalam memberikan layanan paripurna,” katanya. *