Konsumsi Batu Bara Naik

HR Hadi/citibisnis.com

JAKARTA, citibisnis.com – Konsumsi batu bara untuk kebutuhan kelistrikan terus naik. Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono menyatakan, kenaikan tersebut signifikan terjadi sejak 2014.

Pada 2014, konsumsi batu bara mencapai 65,98 juta ton. Kemudian, setahun berikutnya bergerak naik menjadi 70,80 juta ton. Pada 2016, pemakaian batu bara untuk energi kelistrikan bertambah menjadi 75,4 juta ton. Angka terus naik dan pada 2017 sudah mencapai 83 juta ton. Tahun lalu angkanya diperkirakan sudah menembus 91,14 juta ton.

Kenaikan konsumsi batu bara untuk industri kelistrikan, menurut Bambang, terutama dipicu bertambahnya pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). PLN makin banyak membangun PLTU dan bahkan perusahaan listrik swasta juga berkontribusi melalui model Independent Power Producer (IPP). *